Fungsi Video Distributor

CCTV Video Distributor adalah alat untuk membagi dari 1 input Video (dari jack BNC Camera CCTV) untuk dipecah menjadi beberapa output Video CCTV

Apa itu TV Line Pada CCTV

TVL merupakan ukuran horisontal untuk mengukur seberapa bagus gambar tersebut ditampilkan pada layar monitor

Tips Agar DVR Tahan Lama

Digital Video Recorder merupakan alat yang vital dalam sistem CCTV karena berfungsi untuk menyimpan semua hasil rekaman dari setiap unit kamera yang terpasang.

Masalah CCTV dan Solusi

CCTV adalah jaringan kamera yang tersambung ke sistem pemantauan sehingga berbagai lokasi atau sudut dapat dilihat.

Cara Pasang BNC Drat CCTV

Urutan memasang konektor BNC Drat yang baik dan benar adalah :

Tampilkan postingan dengan label Masalah CCTV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masalah CCTV. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juli 2012

Hati-Hati Promo CCTV Murahan

Tulisan ini dibuat untuk menghimbau kepada calon konsumen yang punya rencana untuk Memasang Kamera CCTV agar lebih berhati-hati, karena saat ini terdapat pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan pribadi dengan melakukan tindakan kriminal melalui iklan atau promo Produk CCTV Murah.

Kenapa harus berhati-hati terhadap promo CCTV murahan ini, karena saat ini CCTV sistem sudah menjadi kebutuhan dan standart operating procedure (SOP) keamanan rumah, gedung, gudang, minimarket, swalayan, kantor, bank, sekolah dan sebagainya. Sehingga dimanfaaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk mengambil keuntungan pribadi. 

Bentuk kejahatan yang biasa terjadi melalui modus promo/iklan CCTV murahan ini antara lain :
  1. Menjual perangkat CCTV sistem (kamera, alat rekam, hardisk, kabel dan instalasi) dengan harga dibawah harga standar pasaran. Apalagi dengan mengatasnamakan produk-produk branded seperti buatan Jerman, Jepang, Korea atau Taiwan. Sebagai gambaran utuk produk Sony atau Samsung harga persatu kamera masih diatas 1 juta rupiah. Kemudian bagaimana bisa Paket CCTV System dijual dengan harga dibawah harga pasaran kecuali barang yang dijual tersebut adalah produk abal-abal, produk second, produk ilegal atau produk non garansi
  2. Memberi janji manis saat presentasi atau demo. Seperti garansi resmi sekian tahun, free maintenace selama beberapa tahun, dll
  3. Mengambil barang-barang berharga anda. Apabila anda memasang CCTV untuk rumah atau pertokoan maka Anda harus berhati-hati karena bisa jadi instalatir tersebut mengambil barang-barang berharga anda, sebaiknya letakkan barang-barang berharga anda ditempat yang aman dan selalu mengecek barang bawaan seperti tas, ransel, toolbox, bahkan pakaian instalatir sebelum meninggalkan tempat anda.
  4. Memberi barang yang bukan dibeli. Selalu mengecek dan mencocokan barang yang anda pesan dengan barang yang dipasang. Bisa jadi produk yang dipasang tidak sesuai dengan yang kita beli. Karena secara sepintas kaum awam bentuk kamera dan hasil kamera sulit untuk dibedakan. Lihat dari kemasan atau label yang menempel pada Produk CCTV.
Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk memilih penjual/ perusahaan CCTV. Diantaranya :
  1. Lihat company profile perusahaan. Pastikan keakuratan data diri perusahaan, seperti badan hukum perusahaan, izin perusahaan, alamat kantor, no telp, nama pemilik perusahaan dan lain-lain
  2. Pastikan track record perusahaan tersebut, ini dapat diperoleh melalui rekomendasi orang lain yang sudah memasang CCTV, informasi ini dapat diperoleh dari website/ company profile perusahaan tersebut. Biasanya perusahaan CCTV yang terpercaya/ bagus mereka memiliki website/ company profile resmi dan memaparkan daftar klien mereka. Lakukan pengecekan dengan data di website dengan klien yang dicantumkan tersebut.
  3. Perhatikan bagaimana marketing memaparkan produk mereka, minta penjelasan mengenai produk yang mereka jual.
  4. Sebaiknya jangan membeli produk "China". Banyak produk China mencantumkan spesifikasi lebih tinggi dari sebenarnya di website mereka. Maka tidak heran dengan spesifikasi yang sama buatan China dan negara lain, anda akan mendapatkan hasil dan kualitas yang berbeda. Buatan dari China biasanya dipadukan dengan iming-iming harga miring, spesifikasi tinggi, kualitas bagus tapi garansi tidak jelas.
  5. Apabila anda deal, minta kepastian garansi agar apabila disuatu saat ada masalah dengan CCTV bisa langsung di komplen.
Demikian beberapa informasi yang bisa saya berikan, mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk anda sebagai calon konsumen CCTV agar tidak tertipu terhadap modus Promo CCTV Murah.

Hormat Saya
Dini Bayu Subagio, SE



Selasa, 10 Juli 2012

Fungsi Video Distributor

CCTV Video Distributor adalah alat untuk membagi dari 1 input Video (dari jack BNC Camera CCTV) untuk dipecah menjadi beberapa output Video CCTV, dengan hasil pada setiap output tidak terjadi penurunan kualitas karena sinyal input akan diperkuat terlebih dahulu sebelum sinyal di bagi. Alat ini dapat memperjauh jarak jangkauan kabel sampai 350 meter (biasanya kabel coaxial RG-6 jarak jangkauan sampai 100 meter apabila lebih dari 100 meter harus diperkuat dengan CCTV Video Distributor). Sebagai contoh aplikasinya misalnya : Kita ingin membagi / menonton hasil gambar CCTV Camera dari DVR (DVR output ke Televisi hanya ada 1 buah ) ke berberapa Televisi di rumah lebih dari 1 Televisi (misalnya 3 Televisi) maka harus menggunakan CCTV Video Distributor.

Tips Agar DVR Tahan Lama


Digital Video Recorder merupakan alat yang vital dalam sistem CCTV karena berfungsi untuk menyimpan semua hasil rekaman dari setiap unit kamera yang terpasang. Berikut ini beberapa tips yang berhubungan dengan DVR :

  1. Tempatkan DVR dalam keadaan yang luas dan mempunyai ventilasi yang baik untuk sirkulasi udara ruangan bahkan bila perlu lokasi penempatan DVR dilengkapi dengan pendingin ruangan agar suhu ruangan selalu dalam keadaan sejuk. Bila lokasi penempatan DVR sedikit terbuka (diluar ruangan), berdebu dan berminyak, maka harus lebih sering dibersihkan untuk menjaga performanya.
  2. Pastikan DVR ada terpasang Surge Protection untuk menghindari masalah yang timbul dari lonjakan listrik seperti akibat dari petir.
  3. Pasang Uninterruptible Power Supply untuk menghindari terjadinya kehilangan listrik secara mendadak akibat listrik padam sehingga memungkinkan DVR dapat dimatikan secara manual. Periksa berkala kondisi batere pada UPS dan bila perlu tambahkan juga unit stabilizer untuk menstabilkan tegangan listrik yang diasup DVR.
  4. Periksa bagian dalam DVR secara berkala sekali atau dua kali setahun untuk membersihkan mainboard dari debu dan kotoran. Bila memungkinkan, gunakan unit kompresor udara untuk membersihkannya.
  5. Periksa pada situs produsen CCTV anda apakah unit DVR yang terpasang mempunyai versi firmware terbaru. Firmware terbaru tentu akan membantu performa DVR apabila firmware sebelumnya ada bug, penambahan fitur, penambahan protokol, penambahan konfigurasi dan sebagainya. Pastikan pula firmware tersebut memang cocok untuk DVR yang terpasang.
  6. Gunakan password pada DVR untuk menghindari penggunaan yang tidak semestinya.
  7. Periksa ulang konfigurasi kompresi video, resolusi gambar, kualitas gambar, kerapatan gambar. Sesuaikan dengan kebutuhan anda untuk mengoptimalkan hasil rekaman.
  8. Periksa selalu jangka waktu rekaman saat akan dihilangkan/ditimpa apabila fitur overwrite aktif. Hal ini untuk menghindari terjadinya kehilangan data rekaman apabila pada jangka waktu tersebut ada suatu kejadian.
  9. Periksa kondisi HDD pada unit DVR. Bila perlu setiap 2 tahun sekali ganti unit HDD agar tidak terjadi masalah yang tiba-tiba timbul karena HDD rusak akibat operasional yang terus-menerus.
  10. Persiapkan selalu flashdisk, mouse, CD kosong untuk memudahkan pengoperasian saat proses backup data rekaman.
  11. Periksa selalu kondisi konektor-konektor kamera yang terpasang pada DVR.
  12. Pastikan alamat IP DVR tidak diketahui secara umum apabila DVR terhubungkan ke jaringan internet.
  13. Pastikan hanya satu atau dua orang yang bertanggung jawab secara penuh atas pengoperasian DVR.


Senin, 09 Juli 2012

Masalah CCTV dan Solusi


Bayangkan apabila Anda adalah pemilik sebuah toko. Tadi malam jam 22:06 Anda mengalami musibah yang tidak terduga saat pelanggan Anda mengeluarkan sebuah pistol dan meletakkannya di kepala Anda dan meminta semua uang tunai yang ada. Anda ketakutan dan memberinya uang. Untungnya Anda memiliki sistem CCTV dan menyerahkan rekaman itu ke polisi. Tapi Sayangnya, wajah perampok tidak dapat diidentifikasi karena penempatan CCTV yang tidak tepat. Pasti Anda akan sangat kecewa dengan CCTV yang selama ini Anda gunakan.

CCTV adalah jaringan kamera yang tersambung ke sistem pemantauan sehingga berbagai lokasi atau sudut dapat dilihat. Manfaat menerapkan sistem CCTV lebih besar daripada kelemahannya karena beberapa alasan. Pikirkan bagaimana sistem CCTV telah membantu masalah lalu lintas kita. Kamera yang terpasang di jalan raya memungkinkan kecelakaan dan kemacetan lalu lintas untuk ditemukan lebih cepat sehingga lalu lintas dapat dialihkan. Untuk bank, bandara, pusat perbelanjaan, pangkalan militer dan lain-lain, sistem CCTV terbuki bermanfaat terhadap tindak kejahatan.

Ada beberapa kekurangan sistem CCTV, antara lain :

CCTV sistem biasanya mahal. CCTV dapat dianggap sebagai pelanggaran privasi. Juga, sistem dapat gagal karena DVR yang rusak, sehingga kejahatan tidak tercatat.
Untuk CCTV yang masih menggunakan kaset VHS untuk merekam video kaset VHS sering dipaksa untuk terus merekam sampai melampaui batas logis. Sehingga, ketika rekaman di ambil gambar menjadi blur atau tidak layak.

Pada contoh toko di atas, kamera berada di posisi yang salah. Kamera dipasang pada tempat yang tidak sesuai dengan seharusnya. Berikut solusi untuk mengatasi kegagalan dalam memasang CCTV :

Pertama : Rencanakan tata letak sistem CCTV sistem Anda. Jangan memasang CCTV sistem tanpa perencanaan yang jelas. Gambarlah diagram tata letak CCTV sistem, dan menggunakannya sebagai gambaran Anda untuk menempatkan posisi kamera. Pertimbangkan posisi kamera pada bagian-bagian yang diangap rawan dan penting. Kemudian tepatkan kamera untuk mencakup semua aktivitas potensial.

Kedua: Gunakan perekam video digital yang langsung merekam ke hard drive. Jika memungkinkan, jangan menggunakan VHS dan latihlah karyawan Anda untuk menggunakannya dengan benar.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa DVR adalah lebih unggul dari VHS.

1. Kualitas gambar DVR Jauh lebih
2. Kemampuan untuk melihat kamera atau rekaman dari lokasi lain melalui Internet
3. Kemudahan dalam menyalin gambar dari lokasi kejadian

Ketiga: Pastikan untuk memperhitungkan kondisi pencahayaan serta posisi matahari. Pastikan ada cahaya di mana kamera Anda berada, pertimbangkan posisi matahari, jangan menghadapkan kamera ke arah matahari karena akan menyebabkan iris pada kamera sehingga gambar akan terlihat gelap.

Keempat : Rencana posisi kamera untuk segala suasana. Saya mendengar bahwa jika Anda ingin merampok bank, pakailah topi atau helm. Mengapa instalatir menempatkan kamera CCTV di posisi tinggi yang tidak akan pernah menunjukkan wajah seorang penjahat?

Kelima: Bersihkan Kamera dengan teratur. Terutama kamera outdoor karena akan banyak debu yang menempel sehingga dapat menutupi permukaan lensa kamera.

Keenam: Jangan gunakan kamera nirkabel. Jika memungkinkan, gunakan kabel untuk seluruh jaringan Anda. Kamera nirkabel tidak dapat diandalkan, terutama dalam badai.