Fungsi Video Distributor

CCTV Video Distributor adalah alat untuk membagi dari 1 input Video (dari jack BNC Camera CCTV) untuk dipecah menjadi beberapa output Video CCTV

Apa itu TV Line Pada CCTV

TVL merupakan ukuran horisontal untuk mengukur seberapa bagus gambar tersebut ditampilkan pada layar monitor

Tips Agar DVR Tahan Lama

Digital Video Recorder merupakan alat yang vital dalam sistem CCTV karena berfungsi untuk menyimpan semua hasil rekaman dari setiap unit kamera yang terpasang.

Masalah CCTV dan Solusi

CCTV adalah jaringan kamera yang tersambung ke sistem pemantauan sehingga berbagai lokasi atau sudut dapat dilihat.

Cara Pasang BNC Drat CCTV

Urutan memasang konektor BNC Drat yang baik dan benar adalah :

Tampilkan postingan dengan label Konektor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konektor. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juli 2012

Tips Agar DVR Tahan Lama


Digital Video Recorder merupakan alat yang vital dalam sistem CCTV karena berfungsi untuk menyimpan semua hasil rekaman dari setiap unit kamera yang terpasang. Berikut ini beberapa tips yang berhubungan dengan DVR :

  1. Tempatkan DVR dalam keadaan yang luas dan mempunyai ventilasi yang baik untuk sirkulasi udara ruangan bahkan bila perlu lokasi penempatan DVR dilengkapi dengan pendingin ruangan agar suhu ruangan selalu dalam keadaan sejuk. Bila lokasi penempatan DVR sedikit terbuka (diluar ruangan), berdebu dan berminyak, maka harus lebih sering dibersihkan untuk menjaga performanya.
  2. Pastikan DVR ada terpasang Surge Protection untuk menghindari masalah yang timbul dari lonjakan listrik seperti akibat dari petir.
  3. Pasang Uninterruptible Power Supply untuk menghindari terjadinya kehilangan listrik secara mendadak akibat listrik padam sehingga memungkinkan DVR dapat dimatikan secara manual. Periksa berkala kondisi batere pada UPS dan bila perlu tambahkan juga unit stabilizer untuk menstabilkan tegangan listrik yang diasup DVR.
  4. Periksa bagian dalam DVR secara berkala sekali atau dua kali setahun untuk membersihkan mainboard dari debu dan kotoran. Bila memungkinkan, gunakan unit kompresor udara untuk membersihkannya.
  5. Periksa pada situs produsen CCTV anda apakah unit DVR yang terpasang mempunyai versi firmware terbaru. Firmware terbaru tentu akan membantu performa DVR apabila firmware sebelumnya ada bug, penambahan fitur, penambahan protokol, penambahan konfigurasi dan sebagainya. Pastikan pula firmware tersebut memang cocok untuk DVR yang terpasang.
  6. Gunakan password pada DVR untuk menghindari penggunaan yang tidak semestinya.
  7. Periksa ulang konfigurasi kompresi video, resolusi gambar, kualitas gambar, kerapatan gambar. Sesuaikan dengan kebutuhan anda untuk mengoptimalkan hasil rekaman.
  8. Periksa selalu jangka waktu rekaman saat akan dihilangkan/ditimpa apabila fitur overwrite aktif. Hal ini untuk menghindari terjadinya kehilangan data rekaman apabila pada jangka waktu tersebut ada suatu kejadian.
  9. Periksa kondisi HDD pada unit DVR. Bila perlu setiap 2 tahun sekali ganti unit HDD agar tidak terjadi masalah yang tiba-tiba timbul karena HDD rusak akibat operasional yang terus-menerus.
  10. Persiapkan selalu flashdisk, mouse, CD kosong untuk memudahkan pengoperasian saat proses backup data rekaman.
  11. Periksa selalu kondisi konektor-konektor kamera yang terpasang pada DVR.
  12. Pastikan alamat IP DVR tidak diketahui secara umum apabila DVR terhubungkan ke jaringan internet.
  13. Pastikan hanya satu atau dua orang yang bertanggung jawab secara penuh atas pengoperasian DVR.


Selasa, 03 Juli 2012

Cara Pasang BNC Drat CCTV

Berikut ini merupakan panduan memasang Konektor BNC Drat untuk CCTV

 

Urutan memasang konektor BNC Drat :
  1. Sobek kulit kabel coaxial CCTV kurang lebih 1 cm, hati-hati serabut jangan sampai terpotong.
  2. Kumpulkan dan Lipat serabut ke arah belakang kabel coaxial, masukkan bagian bawah konektor ke kabel coaxial dan serabut, putar ke kanan kearah mengunci sambil ditekan ke belakang dan  pastikan serabut tidak menyentuh tembaga.
  3. Pasang BNC dan jangan lupa sambungan konektor di isolasi supaya lebih kuat


Penyebab Kamera Vloss (bagian 1)



Sebagai pengguna CCTV system mungkin kita pernah menemukan tiba-tiba tampilan kamera disalah satu channel atau semua tampilan di monitor menjadi biru dan terdapat tulisan VLOSS (Video Loss) seperti gambar di samping.

Secara umum terjadinya vloss disebabkan karena tidak ada arus listrik DC/AC atau sinyal video yang dihantarkan oleh kabel listrik atau kabel coaxial antara kamera dengan DVR

Tidak usah khawatir dan binggung apabila menemukan permasalahan tersebut. Permasalahan tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain :



1. Adaptor Mati
Adaptor DC 12 Volt
Adaptor berfungsi untuk merubah arus AC menjadi arus DC. Adaptor merupakan sumber listrik bagi kamera CCTV. Untuk mengetahui apakah adaptor kamera mati atau hidup dapat di tes menggunakan alat ukur yang bernama avometer, avometer adalah alat untuk mengukur arus, tegangan dan hambatan listrik. Kadang orang menyebut dengan multi tester. 

Cara menggunakan avometer untuk mengetes adaptor mati adalah dengan menempelkan kutub positif (biasanya warna merah) ke dalam kepala kabel adaptor, sedangkan kutub negatif (biasanya warna hitan) ditempelkan ke luar kepala kabel adaptor. Kemudian lihat di indikator avometer apakah jarumnya bergerak atau diam. apabila bergerak dan menunjukkan angka berarti adaptor hidup.

Selain itu, sekarang terdapat adaptor yang menggunakan lampu indikator untuk menunjukkan adaptor masih berfungsi atau tidak. Biasanya lampu indikator berwarna merah dan posisinya berada di atas colokan listrik.


  1. 2. Konektor Rusak

    1. Arus Listrik pada adaptor terbalik
    2. Kepala kabel DC/AC rusak
    3. Slot konektor DVR rusak
    4. Kamera Rusak
    5. Konsleting Arus DC/AC
    6. Konsleting Kabel Coaxial antara serabut dan tembaga